Rabu, 01 April 2009

LANGKAH INSTALASI DAN KONFIGURASI WEBMIN, DNS SERVER DAN WEB SERVER Debian 4


Kita asumsikan file webmin-1.290.tar sudah ada dalam direktori /home

  1. Masuk direktori /home. #cd [spasi] /home (enter)
  2. Karena file webmin masih dalam bentuk tar, maka kita harus meng-ekstrack terlebih dahulu. #tar [spasi] zxvf [spasi] webmin-1.290.tar (enter)
  3. Masuk direktori webmin yang telah di ekstrack #cd [spasi] webmin-1.290 (enter)
  4. install webmin #./setup.sh
  5. lalu tekan enter
  6. Langsung tekan enter lagi pada Log file directory [/var/webmin]:
  7. Tekan enter lagi pada Full path to perl (Default /usr/sbin/perl):
  8. Pada web server port anda dapat menentukan port berapa yang akan dipakai oleh webmin. Defaultnya adalah 10000. Jika anda ingin merubahnya, usahakan nilainya diatas 10000 karena port dibawah 10000 banyak digunakan oleh service – service yang lain, seperti : http menggunakan port 80, ftp port 21, proxy port 3128 / 8080, dan masih banyak yang lainnya yang mungkin kita belum tahu. Namun jika kita biarkan default kita dapat langsung tekan enter
  9. Setelah itu anda diminta untuk memasukkan login name. defaultnya adalah admin
  10. masukkan password sebanyak 2X untuk username webmin anda
  11. Tekan Y pada Start Webmin at Boot Time (Y / N) :
  12. Proses instalasi webmin telah berhasil. Dan untuk membuka webmin, anda dapat menggunakan alamat yang telah disediakan
  13. Buka aplikasi web browser, ( Internet explorer, Mozilla, Opera, dll)
  14. Ketikkan http://vq:10000/ pada address web browser atau http://[nomor IP]:10000
  15. masukkan username dan password webmin
  16. Klik Server, kemudian klik Bind DNS Server
  17. Setelah itu klik Create Primary Configuration File and Start Nameserver
  18. Pilih Create master Zone
  19. Pada Zone Type pilih Forward (Name to Address)
  20. Pada Domain name/Network, masukkan nama domain anda. Dalam hal ini kami menggunakan domainsmkdlg.edu
  21. Pada master server, masukkan “ns.smkdlg.edu”
  22. pada email Address, masukkan alamat email yang akan anda gunakan. Dalam hal ini kami menggunakan email “admin@smkdlg.edu
  23. Yang lainnya biarkan default kemudian klik Create.
  24. Klik A atau Address
  25. Masukkan “ns” (nama hostname) pada colom name dan masukkan IP Address server pada colom address. Lalu klik create
  26. Ulangi lagi langkah nomor 25 namun “ns” diganti dengan “mx”
  27. Setelah selesai klik Return to record type
  28. Pilih Name Alias (CN)
  29. Masukkan “www” pada colom name dan “ns.smkdlg.edu” pada colom Real Name kemudian klik create
  30. Ulangi langkah nomor 29 namun “www” diganti dengan “ftp”
  31. Ulangi langkah nomor 29 namun “www” diganti dengan “mail” dan “mx.smkdlg.edu”
  32. Setelah selesai klik Return to record type
  33. Klik Mail Server (MX)
  34. pada colom name kosongkan saja, kemudian pada colom mail server masukkan “mx.smkdlg.edu” dan masukkan nilai “20” pada colom priority
  35. Setelah selesai klik Return to record type
  36. Proses pembuatan Forward domain telah selesai, kini kita akan membuat reverse domain. Kembali pada tampilan utama pembuatan DNS, lalu pilih Create Master Zone
  37. Pilih reverse domain pada zone type
  38. Masukkan network id pada colom Domain Name/Network (192.168.10)
  39. Masukkan ns.smkdlg.edu pada colom master server dan admin@smkdlg.edu pada colom email Address
  40. Setelah itu klik Create
  41. Klik Reverse Address (PT)
  42. Masukkan IP Address server pada colom Address dan pada colom hostname, masukkan ns.smkdlg.edu dan mx.smkdlg.edu
  43. jangan lupa klik Create dan klik Return to Record types
  44. Konfigurasi DNS Server telah selesai, anda bisa kembali ke halaman utama DNS server dan klik Apply Change
  45. Restart service DNS melalui terminal console #/etc/init.d/bind9 [spasi] restart
  46. Untuk mencobanya, ketikkan perintah berikut pada terminal console
  47. Ketikkan 192.168.10.1 (IP address server)
  48. Coba lagi dengan menggetikkan www.smkdlg.edu

Konfigurasi Web Server

Kita asumsikan bahwa aplikasi untuk Web server telah terinstall

  1. Karena paket apache2 telah terinstall di system, maka kita hanya perlu mengaktifkan service apache agar webserver dapat berjalan. #/etc/init.d/apache2 [spasi] restart (enter)
  2. Buka web browser dan ketikkan nama domain anda. Jika Muncul Halaman It Work ! berarti web server anda telah berjalan
  3. Untuk merunbah tampilan halaman web server, anda dapat merubah file index.html

#vim /var/www/apache2-default/index.html

  1. Rubah tulisan It Work ! dengan tulisan sesuai dengan keinginan anda
  2. Kemudian tekan Esc lalu :wq (enter) untuk menyimpan dan keluar
  3. Restart kembali service apache2 #/etc/init.d/apache2 [spasi] restart
posted by manutd4ever @ Rabu, April 01, 2009  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
Ads here!!! Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam,
 
About Me

Name: manutd4ever
Home: solo, jateng, Indonesia
About Me: rocha 4ever
See my complete profile
Previous Post
Archives
Template by
Blogger templates